Mediasi Sengketa Akses Jalan Warga di Kelurahan Sumbersari, Pihak Terlapor Tidak Hadir

  • Apr 02, 2026
  • Kim Sumbersari Cerdas

Sumbersari – Upaya penyelesaian sengketa akses jalan warga di lingkungan Tegal Boto Kidul, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, digelar melalui rapat mediasi pada Kamis (2/4/2026) di Pendopo Kelurahan Sumbersari.

Mediasi tersebut difasilitasi oleh pihak kelurahan dan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Lurah Sumbersari, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RW, serta Ketua RT setempat. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kapolsek Sumbersari AKP Heri Supadmo dan Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., MM.
Sengketa ini melibatkan dua pihak, yakni Dian Aprilia Faradina sebagai pihak pertama dan Erfan sebagai pihak kedua serta Basuki selaku pemilik rumah.
Permasalahan bermula dari laporan warga terkait akses jalan warga yang semula memiliki lebar sekitar 2 meter, namun diduga menyempit menjadi sekitar 70 sentimeter. Penyempitan tersebut diduga terjadi akibat adanya pemanfaatan lahan oleh pihak tertentu, sehingga mengganggu akses masyarakat sekitar.

Dalam undangan resmi yang dikeluarkan Kelurahan Sumbersari, mediasi ini bertujuan mencari solusi terbaik melalui musyawarah mufakat demi menjaga kerukunan dan ketertiban lingkungan.

Namun demikian, dalam pelaksanaan mediasi, pihak terlapor yakni Erfan dilaporkan dan Basuki selaku pemilik rumah tidak hadir. Selain itu, salah satu pihak terkait lainnya juga tidak dapat mengikuti kegiatan tersebut. Akibat ketidakhadiran tersebut, proses mediasi belum dapat menghasilkan kesepakatan.

Pihak kelurahan menyampaikan bahwa mediasi lanjutan akan kembali diagendakan guna menyelesaikan permasalahan ini secara adil dan terbuka, dengan harapan seluruh pihak dapat hadir dan memberikan keterangan yang dibutuhkan.
“Kami berharap pada pertemuan berikutnya semua pihak bisa hadir sehingga persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan di masyarakat,” ujar perwakilan pihak kelurahan.

Sementara itu, warga sekitar yang terdampak berharap agar akses jalan tersebut dapat dikembalikan sesuai fungsi awalnya sebagai fasilitas umum, sehingga aktivitas sehari-hari masyarakat tidak terganggu.

Pemerintah Kelurahan Sumbersari menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi penyelesaian masalah ini hingga tercapai kesepakatan yang dapat diterima oleh semua pihak.